Area Susan :)

Paling Sering dicari

Kamis, 24 November 2011

CERPEN anak sekolah




Permisi....,sebelum baca cerpen di bawah ini baca pembukaan dulu ya :p hehe
Ini cerpen aku bikin waktu kelas 6 SD,sekedar iseng sih dan bukan tuntutan tugas sekolah. Jadi sangat singkat dan apa adanya.
yaa,, udah sih gitu aja :D wkwk
Semoga bisa diambil pesan moralnya ya  J terima kasih sudah membaca

Adik ku Sayang



Jemy, adalah anak manis yang kesepian. Dia memiliki kakak, namanya Yesy. Meskipun begitu, ia tidak pernah merasakan kasih sayang dari kakaknya sendiri.
Yesy tak pernah peduli dengan Jemy. Dan selalu menyalahkan kehadiran Jemy. Ia menganggap Jemy telah merebut kedua orang tuanya. Ia iri dgn Jemy, karena orang tuanya yang lebih perhatian pada  Jemy.
**********
“Kakak mau kemana? Aku ikut!” rengek Jemy sambil mengejar kakaknya.
“Eh, kamu anak kecil manja banget sih? Sana, kamu dirumah aja!” Dgn suara keras Yesy memarahi Jemy.
Jemy menangis mendengar kata-kata kakaknya. Ia tak menduga kakaknya akan marah seperti itu.
Mendengar Jemy menangis, ibu langsung menghampiri Yesy.
“Yesy, kenapa adikmu? Kok sampai nangis begini?” sentak ibu pada Yesy.
Yesy hanya diam. Dan berbisik dalam hati,
“Huff… dasar anak kecil! Bisanya nangis!”.
            Karena Yesy hanya diam, ibu membawa Jemy kembali ke rumah dan melarang Yesy untuk pergi dengan teman-temannya.
            **********
Suatu hari, ibu mengajak Jemy & Yesy pergi jalan-jalan. Tapi karena Yesy tidak mau, jadi ibu hanya pergi bersama Jemy.
Saat dijalan, Jemy melihat ada penjual ballon. Namun, letaknya berada di seberang jalan. Tiba-tiba Jemy lari dan mengejar penjual balon itu. Tak sadar ada truk yang ngebut.
“DhuAaaRrrr!!!”. truk itu menabrak tubuh mungil Jemy. Karena sang pengemudi ketakutan, ia malah bablas dan menindas tubuh Jemy.
“JaMmiiiy....!!!”.Ibu bertriak histeris.
Jemy yang malang. Tubuhnya hancur. Dan terpotong-potong.
Yesy shock ketika mengetahuinya. Ia tidak menyangka adik yang tidak pernah di sayanginya telah tewas dengan cara yang menyedihkan.
Berhari-hari Yesy terbaring lemah. Menyesali perbuatannya yang selalu membuat adiknya sedih.
Ia berharap adiknya akan kembali. Agar ia dapat menyayangi adiknya sepenuh hati.
Namun itu tak mungkin. Kini yang ada hanya penyesalan,, dan akan menjadi kenangan.
“Jemy sayang..…, meskipun kakak belum pernah menyayangimu, kakak berharap kau akan selalu tersenyum manis disana”. 


by : Sandra Susan H.

4 komentar:

  1. bagus... bagus... :P
    eh, mampir juga ke blog ane ya... :D + follow ane juga.. hehehe~ *promosi*

    http://flawlessfiction.blogspot.com/
    o iya. aku erlin nak SL.. salam kenal.. ^0^ *halah wes kenal ae*

    BalasHapus
  2. sangat Menyedihkan...
    w jdi nyesel suka jahat sama adikk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sayangi adek ya selagi masih diberi umur :')

      Hapus